Semarang, Pesantren API. Sebanyak 230 Kader Pagar Nusa Kota Semarang dari siswa SMP, SMA hingga mahasiswa mengikuti Latihan Kader Dasar dan Ujian Kenaikan Tingkat di Kompleks Pesantren Al-Uswah Gunungpati, Semarang. Kegiatan pengkaderan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (18-19/2).
Selain ujian ketahanan fisik peserta dibekali dengan materi ke-NU-an, keorganisasian, ke-Pagar Nusa-an dan motivasi diri.
| 230 Kader Pagar Nusa Semarang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat (Sumber Gambar : Nu Online) |
230 Kader Pagar Nusa Semarang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat
Hadir Ketua Pengurus Cabang Pagar Nusa (PN) Kota Semarang Abah Endro Supaat beserta jajarannya. Ia mengapresiasi pengkaderan seperti ini. Banyak manfaat yang bisa dipetik dari organisasi ini. Umur tak menjadi masalah untuk bergabung dengan organisasi ini. Salah satu tujuan pencak silat adalah olahraga dan olahrasa sehingga siapapun bisa mengikutinya."Sumpah Prasetya Pagar Nusa perlu kita hafalkan dan dalami maknanya," kata Abah Endro.
Pesantren API
Ia menerangkan isi dari Sumpah Prasetya di antaranya bertakwa kepada Allah SWT, berbakti kepada nusa dan bangsa, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, mempertahankan kebenaran dan mencegah kemungkaran dan mempertahankan paham Ahlussunah wal Jamaah. Inilah yang harus dipegang teguh kader-kader baru dari pemuda Nahdlatul Ulama.Pesantren API
Format pengkaderan seperti ini merupakan pertama kali digagas di lingkungan PN. Muzakka, salah seorang pelatih di Kota Semarang, menyatakan bahwa gagasan ini ingin mengisi mental kader-kader pendekar dengan pengetahuan dan kekuatan fisik. Dengan demikian ada keseimbangan antara pikiran dan tindakan agar tak mudah terprovokasi dan memahami keadaan di sekitar. (Zulfa/Alhafiz K)Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75582/230-kader-pagar-nusa-semarang-ikuti-ujian-kenaikan-tingkat

EmoticonEmoticon