Friday, November 25, 2011

Gerakan Ayo Mondok Sukses Tingkatkan Jumlah Santri Baru

Kendal, Pesantren API. Gerakan Ayo Mondok Nasional tahun lalu sukses menarik minat banyak orang untuk mengaji di pesantren. Penerimaan santri baru di sejumlah pesantren meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Demikian pengakuan Wakil Sekretaris RabithahMaahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah Mandzur Labib. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan ikhtiar untuk menjaga keberlangsungan pesantren.

Gerakan Ayo Mondok Sukses Tingkatkan Jumlah Santri Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ayo Mondok Sukses Tingkatkan Jumlah Santri Baru (Sumber Gambar : Nu Online)


Gerakan Ayo Mondok Sukses Tingkatkan Jumlah Santri Baru

"Eksistensi pesantren dapat terjaga," tandas pria yang akrab disapa Gus Labib ini pada lokakarya Sistem Manajemen Pesantren (Simapes) hasil kerja sama RMINU Jateng dengan Kantor Wilayah Kementrian Agama Jateng di Pondok Pesantren al-Musyaffa Kendal, Jateng, Kamis (28/1). Lokakarya diikuti puluhan santriwan-santriwati dari 20 pesantren di Kabupaten Kendal

Pesantren API

Pengasuh Pesantren Sabilunnajah Kendal itu menambahkan, RMINU Jateng ke depan akan melakukan Gerakan Pesantrenku Bersih Pesantrenku Keren (PBPK). Bila Gerakan Ayo Mondok Nasional adalah usaha pengembangan pesantren dari luar pesantren maka PBPK merupakan usaha di dalam pesantren.

Pesantren API

Lokakarya Simapes, katanya, merupakan salah satu usaha untuk memberikan masukan kepada pesantren agar mulai menata diri. Banyak tantangan ke depan bagi pesantren yang mulai harus kita benahi bersama, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Labib sempat bercerita tentang Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri yang memiliki pengalaman dalam memondokkan anaknya. Hanif dan istrinya rela berkeliling dari satu pesantren ke pesantren yang lain. Bagi Hanif, anaknya harus di pesantren.

Semangat inilah yang harus kita tiru untuk selalu menjadikan pesantren sebagai pilihan utama untuk anak kita, lanjut Gus Labib.

Ia mengatakan, berbagai tantangan pesantren ke depan semakin berat. Berbagai ikhtiar harus dimunculkan untuk menjaga eksistensi pesantren. Dalam hal ini, kerja sama dari berbagai pihak sangat diharapkan. "Perlu banyak pihak untuk memajukkan pesantren," imbuh Gus Labib alumni Lirboyo ini. (M Zulfa/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/65401/gerakan-ayo-mondok-sukses-tingkatkan-jumlah-santri-baru

Pesantren API

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pesantren API sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pesantren API. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pesantren API dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock