Thursday, November 11, 2010

Ulama, Jembatan Jalani Ajaran Islam

Tegal, Pesantren API. Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah KH Zimam Hanifun Nufus menjelaskan, mengikuti ulama dan meneladaninya itu memiliki arti yang sangat penting. Ulama adalah jembatan untuk menjalankan ajaran Islam.

Menurutnya, menjalankan ritual ibadah itu tidak cukup jika hanya mengandalkan Quran dan Hadits saja, karena banyak aturan peribadatan dalam Islam yang tidak dijelaskan secara detail dalam Al-Quran maupun Hadits Nabi Muhammad SAW.

Ulama, Jembatan Jalani Ajaran Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama, Jembatan Jalani Ajaran Islam (Sumber Gambar : Nu Online)


Ulama, Jembatan Jalani Ajaran Islam

Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan haul KH Miftah di Maqbaroh (pemakaman umum) Desa Kajen Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Ahad (14/4) kemarin.

Pesantren API

Contohnya seperti jumlah bilangan shalat fardlu tidak ada dalam Al-Quran. Ketika Rasulullah memerintahkan para Sahabat untuk melaksanakan sholat, beliau hanya mengatakan Shalatlah kalian seperti kalian melihat aku sholat.

Tidak dijelaskan berapa jumlah rakaat sholat itu sendiri, padahal ummat Islam zaman sekarang tidak pernah mengalami atau melihat langsung shalatnya Nabi, sehingga dibutuhkan peran Ulama sebagai jembatan yang menuntun umat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan apa yang dijalankan oleh Nabi.

Pesantren API

Kalau kita menjalankan ibadah hanya berdasarkan Quran dan Hadits saja, maka ibadah kita tidak sempurna, karena Quran itu hanya menjelaskan secara global saja, sehingga perlu peran ulama yang membimbing ummat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadits Nabi, katanya.

Secara turun temurun ketika kita mengikuti jejak ulama maka akan sampai kepada Nabi, karena Nabi memberikan pengetahuan kepada Sahabat, kemudian sahabat menjelaskan kepada Tabiin, Tabiin kepada tabiit tabiin, tabiit tabiin kepada para wali, dan para wali kepada para ulama yang selalu setia membimbing kita semua., terang santri kepercayaan Habib Luthfi yang akrab disapa Gus Nif ini.

Hadir dalam haul tersebut, Ketua PCNU kabupaten Tegal, H A. Wasari, KH Mohamad Yusuf dari Slawi, KH. Khusaini dari Talang, KH. Ali Ghufron dari Bojong. Hadir pula Dai kondang yang juga pengasuh Pondok Pesantren desa Luwungragi Kabupaten Brebes KH Subhan Mamun, juga Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Jawa Tengah, KH Zimam Hanifun Nufus.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Muiz T.

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/43867/ulama-jembatan-jalani-ajaran-islam

Pesantren API

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pesantren API sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pesantren API. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pesantren API dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock